Sabtu, 22 September 2012

TRIK CLOSING: GOOD GUY, BAD GUY

Dear Marketer,
Bagi marketer yang sudah berpengalaman pasti sudah tau arti istilah Good Guy, Bad Guy ini. Sekedar share dan buat yang lebih master di dunia marketing please CMIIW ya...

Entah dari mana istilah ini diciptakan dan oleh siapa diciptakan, tapi yang jelas strategi ini bisa dibilang "high impact". Kenapa saya bilang strategi? yups, bayangkan seperti permainan bola "one-two" atau saling oper dan tercipta goal.

Lalu bagaimana strateginya dan apa goal-nya?

Pertama kita lihat dulu goalnya, yes... goalnya adalah closing... it means barang yang kita jual laku dan terjadi deal dan transaksi antara kita dengan buyer/customer.

Lalu bagaimana tentang strateginya? OK, mari kita lihat ilustrasi ini...


Yang dibutuhkan adalah minimal 2 orang, misal ada 2 sales, entah itu sales yang se-level, atau sales dengan supervisornya.

SLS : Sales
SPV : Supervisor (kalau nggak ada spv-nya ya akting aja sebagai spv, hehe)
CUST : Customer

Gambaran awal :
TV dengan harga price list 3jt, dengan discount maksimal yang bisa diberikan ke customer 10% yaitu minimal harga terendahnya 2,7jt.

Di sebuah toko elektronik...
CUST : Berapa duit nih TV?
SLS : 3 Juta pak, sudah dapat bonus bracket sama antena pak.
CUST : Boleh kurang nggak?
SLS : Nett lah pak, pas-nya 2,9jt ya pak?
CUST : Ehmmm, ahhh kurang lagi donk... 2,5jt aja ya?
SLS : Wah, maaf pak, belum bisa pak sudah paling pas pak.
CUST : (sambil siap-siap mau pergi...) Ya sudah lah, kalau nggak bisa kurang...
SLS : Tunggu pak, saya tanyakan sama supervisor saya dulu ya pak...
CUST : Ya sana, cepet...
SLS : (manggil supervisornya dan kasih kode Bad Guy, Good Guy)
SPV : Ya pak, bisa saya bantu?
SLS : Jadi begini, Bapak ini mau beli TV, saya cuma bisa kasih discount 100rb. Beliau minta lebih lagi...
CUST : Gimana mas? bisa nggak 2,5jt saja?
SPV : Sebelumnya mohon maaf pak, kalau harga segitu masih belum bisa pak, saya mungkin cuma bisa kasih 2,8jt pak, itu sudah nett pak, dan itu pun perlu persetujuan manager saya untuk proses di kasir nanti pak.
CUST : Ahhh, masa sih?
SPV : Maaf nih pak, mungkin mau digantung pun saya juga nggak bisa beri lebih pak, karena memang harganya segitu pak.
CUST : (sambil ngeliat si SLS...) Tuh bisa turun lagi, ya sudah, dicoba dulu ya TVnya, saya bayar dimana?
....and finally CLOSING....

Ya, disini si sales lah yang menjadi BAD GUY dimana dia harus memposisikan diri menjadi orang yang disalahkan (dan harus dengan ikhlas mau disalahkan lho...)
Kemudian si supervisor inilah yang akan menjadi malaikat penyelamatnya alias GOOD GUY, yang akan menggiring customer ke dealing dan terjadi transaksi. Bahkan dalam satu kasus si Good guy ini harus mengeluarkan statement "Maaf nih pak, mungkin mau digantung pun saya juga nggak bisa beri lebih pak, karena memang harganya segitu pak." yang akan menjadi titik klimaks dari suatu negosiasi yang meyakinkan, dan yakinlah bonusnya adalah CLOSING itu sendiri.

HARUS DITEKANKAN bahwa strategi ini bukan menunjukkan sales yang goblok dan supervisor yang brilliant. Apabila Anda para marketer beranggapan seperti itu, maka Anda belum memahami hal diatas tadi, dan Anda stop baca sampai disini dan ulangi baca dari awal lagi ya. hehe...

Strategi ini adalah TEAM WORK dan itu kenapa di setiap lowongan kerja selalu ditulis "Willing to team work" atau "Bisa bekerja secara team".

Disitulah letak seni-nya, strategi negosiasi antara 3 individu, yang pada awalnya si sales melawan customer, dan nampaknya sales memiliki senjata pamungkas si supervisor, tapi ternyata si supervisor ini justru membela si customer ini dan akan nampak si sales kalah perang.

Yang terakhir, kadang seorang atasan lupa akan hal ini, sering kali kalau batal closing yang ada salesnya digoblok-goblokan bahkan dibilang nggak mbakat nyales. Dan bila Anda seorang atasan, mulailah berpikir bahwa Anda bekerja sebagai team bukan sebagai seorang penjajah. Dan apabila Anda seorang sales, mari mulailah share ini ke teman-teman kita...

Salam Marketer....

Selasa, 07 Juni 2011

Beetwen Marketing & Sales

intermeso dulu : seburuk ini kah citra seorang salesman?


Dear all marketers,

Saya yakin apabila Anda ditawari suatu pekerjaan dengan label "SALESMAN", hmmm... saya bisa tebak apa yang sebagian besar orang jawab. Kalau buat saya, "it's an honour being a salesman!".

This is a salesman do... fight and face-to-face with customer....

Saya menulis ini bukan karena teori yang sering saya baca di banyak buku, tapi saya ceritakan ini karena saya alami.

Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa menjadi seorang marketing tidak akan pernah memiliki jiwa marketer apabila tidak paham tentang konsep sales. Dan sebaliknya, seorang salesman yang berhasil jika dia bisa mengkonsepkan metode penjualannya dan dia sudah selangkah menuju jiwa marketingnya. Deal?

Marketing dituntut sebagai orang yang visioner dan merencanakan hingga banyak langkah ke depan

Seorang marketing pasti cenderung memiliki prinsip visioner dengan segala konsep dan rencana penjualannya, disinilah kelebihan seorang marketing. Tapi apa yang terjadi jika dia tidak tahu caranya jualan? bahkan dia pun tidak pernah terjun langsung jualan? jelas saya akan tertawa tentang hal ini. Bahkan saya pun pernah bertemu orang semacam ini dan cuma satu koment saya : "KOPLAK!!!"

Sedangkan seorang salesman, dia lebih terlatih untuk fight di garis depan penjualan. Berani ambil resiko dan berani untuk tidak malu berbicara. Saya yakin target bukanlah hal utama seorang salesman atas dasar kepuasan bekerja. Tetapi saat seorang salesman ibarat berhasil memacari dan menikahi si customer, itulah kepuasannya, karena order sudah pasti mengalir terus dan satu hal yang jelas, dia berhasil "menjual dirinya".

Seorang salesman berani menjual produknya dan bahkan 'menjual dirinya'

Inilah kenapa banyak customer yang loyal terhadap seorang salesman, bukan kepada perusahaan tempat bekerja si salesman itu. Biasanya karena service yang memuaskan dari si salesman, misalnya, fast response, zero outstanding job dan profesionalisme kerja si salesman. Singkat kata, seorang customer akan 'jatuh cinta' pada salesman yang bisa membereskan dan menjadi solusi bagi semua permintaan, bahkan permasalahan si customer. Deal?

Namun jeleknya dari seorang salesman, saat dia sudah menikmati segala kelebihan menjadi salesman, entah itu bonus, fee penjualan, fasilitas kendaraan, dsb. biasanya seorang salesman betah menjadi seorang salesman (aneh ya istilahnya). Sementara dia malas untuk meng-upgrade skillnya untuk menjadi seorang marketing.

Tujuan marketing dan salesman adalah sama, yaitu 'jualannya laku'. Betul tidak?

Being marketer with salesman struggle soul is one of key success

Dari sini saya berani berkata bahwa seorang marketing akan menjadi hebat apabila dia berani menjadi seorang sales yang berpengalaman dalam berjualan dan memiliki visioner ke depan dan berwawasan luas, serta punya ide-ide gila untuk dia terapkan dalam strategi berjualannya.

Dan seorang salesman pun akan menjadi hebat apabila dia tidak hanya menjual produknya dan bahkan berani 'menjual dirinya' (dalam arti piawai berkomunikasi dan negosiasi lho...). Dan seiring dengan itu mau untuk belajar menjadi orang yang berani menciptakan suatu strategi ke depan dalam dia berjualan.

Atas hal tersebut tadi, saya ingin menyampaikan kepada pembaca, ayo lah kita yang dari divisi marketing dan kita yang dari divisi sales, mari saling bekerja sama sebagai partner untuk menaikkan angka sales/penjualan. We are not an enemy, but we are a partner. Deal?

I'm BACK!!!!!

Dear all,

Lama nggak update blog ini, mungkin ini saatnya saya mulai menulis lagi. Kali ini saya ingin menyajikan satu konsep tulisan yang lugas, singkat dan mudah dipahami oleh teman-teman sekalian.

Sejujurnya, saya lebih suka mengungkapkan segala sesuatu dengan perumpamaan atau gambar yang memiliki alur cerita. Semoga ide-ide selalu mengalir dari blog ini, syukur-syukur bisa menjadi manfaat untuk teman-teman sekalian.

Oya, kali ini setelah resign dari perusahaan yang lama sebagai marketing, saya sekarang menjadi seorang sales... lho kok bisa? Pasti banyak orang yang ketawa tentang keputusan yang saya ambil ini.

OK deh, mulai sekarang saya ingin mengulas sedikit banyak tentang "being marketing and being salesman, not an enemy but a partner...."

Ok deh, selamat menikmati tulisan saya....

-Widhi-

Minggu, 26 September 2010

SALAM PERKENALAN HANGAT,,,,,!!!! ^_^


Selamat Pagi!!!!!!

SALAM MARKETER,,,,!!!!

Sebelumnya ijinkan saya perkenalkan diri, nama saya YOHANNES de BRITTO WIDHI NUGRAHA PUTRA,,, &*$%@(%&@*($&@!!@!( sangat panjang sekali ya? yang jelas secara marketing kalau brandnya seperti ini tidak akan menjual... Sudah susah diingat, nggak "awareness" banget, apalagi "top of mind" hahahaha,,,,

OK deh, cukup panggil saya WIDHI, saya kelahiran dari Jogja, 17 Juli 1985 silam. Untuk menulis blog ini saya cukup pede sekalipun banyak marketer-marketer lain yang lebih senior dari saya, yang lebih hebat dari saya.

So, kenapa saya pede? ya karena kalau saya nggak pede duluan, trus kapan saya mau memulai tulisan saya yang pertama,,,, ^_* hmmm, for Your information, basic saya bukan marketing lho, saya seorang engineer dulu, saya lulusan D3 Akademi Tehnik Mesin Industri (ATMI) Solo, dan bahkan saya putus kuliah di UGM waktu saya ambil Program Ekstensi Teknik Industri dulu, padahal saya sudah sempat sampai BAB 1, tapi karena keadaan yang mengharuskan saya berjuang melepas angan saya untuk dapat gelar sarjana. T.T

Blog ini di konsep pemikiran saya malah sudah saya setting sebagai cerita kehidupan marketing saya sehari-hari, dimana saya melihat, berfikir, dan mencoba menilai untuk saya pilah mana yang baik dan yang tidak berguna untuk saya sebagai seorang marketing.

Tetapi yang jelas pengalaman setiap orang berbeda-beda dan jalannya pun beda, apabila tulisan saya ini membantu Anda, so i give thanks to You deh,,,, kalau tidak sesuai, wahhhhh saya mohon masukan, kritikan dan sarannya langsung ke saya. Bisa telpon, sms, BBM, atau via YM... 7x24 Jam pokoknya deh...

OK, saya kira cukup perkenalan kita, selamat menikmati isi dari blog saya ini, semoga bermanfaat dan tanpa mengurangi rasa hormat saya, ayo saya ajak untuk mensubscribe blog saya ini supaya kalau ada posting baru nggak bakal ketinggalan infonya....

SALAM MARKETER!!!!!!